Bagaimana cara membeli rumah indent ?
Cara Membeli Rumah Baru Indent di Genopa Residence
Memiliki rumah impian di Genopa Residence kini semakin mudah dengan sistem pembelian indent yang fleksibel dan aman. Berikut langkah-langkahnya:
- Pilih Unit & Tipe Rumah
Konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim marketing untuk memilih tipe rumah, desain (1 lantai atau 2 lantai), Jumlah Kamar dan ruangan yang anda butuhkan, serta posisi unit yang sesuai dengan preferensi dan budget Anda. - Booking Fee
Lakukan pembayaran booking fee (Wajib) sebagai tanda jadi untuk mengamankan unit pilihan Anda. - Pembayaran bertahap atau Pengajuan Pembayaran (KPR / Cash Bertahap / Cash Keras)
Pilih skema pembayaran yang paling nyaman. Tim kami siap membantu proses pengajuan KPR hingga tahap persetujuan bank. - Tanda Tangan SPK / PPJB
Setelah skema pembayaran disetujui, dilakukan pembayaran Uang Muka (DP / Down payment) serta penandatanganan perjanjian resmi sebagai dasar proses pembangunan. Perjanjian di buat di Kantor Notaris dan atau PPAT.
Untuk kondisi tertentu Anda juga bisa mulai dengan pemesanan lokasi atau tanah yang akan dibangun rumah baru, sesuai dengan kreteria kebutuhan dan kemampuan keuangan Anda.



5. Proses Pembangunan
Rumah mulai dibangun sesuai spesifikasi dan timeline yang telah disepakati. Anda akan mendapatkan update progres pembangunan secara berkala.
6. Serah Terima Unit
Setelah pembangunan selesai dan administrasi terpenuhi, dilakukan serah terima kunci dan unit siap Anda tempati.
Dengan sistem indent, Anda berkesempatan memiliki rumah baru dengan harga lebih kompetitif, desain terbaru, dan skema pembayaran yang terencana.
Anda juga bisa ikut terlibat dalam pemantauan proses pembangunan sehingga anda mengenali lebih mendalam rumah yang akan anda tempati.
Skema dan Simulasi Beli dengan pembayaran bertahap cash keras
✅ Sebagai contoh, kita gunakan asumsi :
- Harga Rumah: Rp 850.000.000
- Sistem: Indent (masa bangun ±8–10 bulan)
Skema Cash Keras (Hard Cash)
A. Skema Umum
- Booking Fee: Rp 10.000.000
- DP 30% (dikurangi booking fee) dibayar maksimal 14 hari
- Pelunasan 70% sebelum atau saat progress bangunan 70–80%
- Serah terima setelah lunas.
Simulasi pembayaran:
Harga Rumah: Rp 850.000.000
- Booking Fee: Rp 10.000.000
- DP 30%: Rp 255.000.000
(Sisa DP setelah booking: Rp 245.000.000) - Pelunasan 70%: Rp 595.000.000
Total pembayaran:
Rp 850.000.000 (Lunas sebelum serah terima)
✅ Keuntungan Cash Keras:
- Biasanya berpotensi mendapatkan harga khusus / diskon
- Proses lebih cepat & tanpa proses bank
- Tidak ada bunga / biaya KPR
B. Skema Cash Bertahap (In-House Installment)
Cocok untuk pembeli yang ingin pembayaran lebih ringan tanpa melalui bank.
🔹 Contoh Skema 12 Bulan
- Booking Fee: Rp 10.000.000
- DP 30%: Rp 255.000.000
- Sisa 70% dicicil 12 bulan
🔹 Simulasi
Sisa setelah DP:
Rp 850.000.000 – Rp 255.000.000 = Rp 595.000.000
Cicilan 12 bulan:
Rp 595.000.000 ÷ 12 = Rp 49.583.000 / bulan
🔹 Contoh Skema 18 Bulan
Rp 595.000.000 ÷ 18 = Rp 33.055.000 / bulan
🔹 Contoh Skema 24 Bulan
Rp 595.000.000 ÷ 24 = Rp 24.791.000 / bulan
Beli dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
✅Beli Rumah Baru indent di Genopa Residence (Sistem Indent)
🔹 Tahapan Pembelian KPR
- Booking Fee: Rp 10.000.000
- DP minimal 20–30%
- Pengajuan KPR ke bank rekanan
- SP3K (Surat Persetujuan Kredit) terbit
- Akad Kredit
- Bank mencairkan dana ke developer
- Proses pembangunan & serah terima
🔹 Syarat pengajuan KPR
🏦 Syarat Umum Pengajuan KPR (Non-Subsidi)
📌 Kriteria Pemohon
✔ Warga Negara Indonesia (WNI)
✔ Usia: umumnya minimal 21 tahun atau sudah menikah, dan maksimal biasanya 65 tahun saat kredit lunas (tergantung bank)
✔ Memiliki penghasilan tetap atau usaha stabil (karyawan/wiraswasta/profesional)
✔ Memiliki kemampuan membayar cicilan — bank biasanya menganalisis rasio cicilan terhadap pendapatan (bankable)
✔ Riwayat kredit bersih (SLIK OJK / BI Checking) — tidak memiliki kredit bermasalah (Kol 1)
📑 Dokumen Umum yang Wajib Disiapkan
🧾 Identitas & Legalitas
✔ Fotokopi KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah)
✔ Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
✔ Fotokopi NPWP Pribadi
✔ Fotokopi Surat Nikah / Cerai (jika relevan)
📌 Penghasilan & Keuangan
✔ Slip gaji 3 bulan terakhir (karyawan) atau surat penghasilan/neraca keuangan (wiraswasta/profesional)
✔ Rekening koran saldo 3-6 bulan terakhir
✔ Surat keterangan kerja / referensi perusahaan
✔ Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) — diperlukan terutama jika kredit di atas jumlah tertentu
📌 Dokumen Properti
✔ Fotokopi sertifikat tanah (SHM/SHGB) atau fotokopi dokumen rumah yang akan dibeli
✔ Fotokopi dokumen IMB/PBG & bukti pembayaran PBB (tergantung bank)
✔ Surat pemesanan dari developer (untuk rumah indent)
